Final Future Asian Music di Thailand: Panggung Spektakuler di Stasiun Kereta Api

Final konser Future Asian Music 2025 digelar di stasiun kereta Bangkok. Lokasi unik, produksi kreatif. Intip tantangan & peluangnya untuk EO!
music concert photo by thibault trillet

Final Future Asian Music Selesai Dengan Meriah

Konser final tur FutureAsianMusic (FAM) sukses digelar di Bangkok pada 9 Juli 2025 dengan konsep yang tak biasa: menjadikan Hua Lamphong Train Station, stasiun kereta tertua di Thailand, sebagai venue utama. Event ini digagas oleh 88rising dan didukung oleh Levi’s®, menghadirkan perpaduan budaya, sejarah, dan inovasi visual yang memukau.

Menurut laporan dari Thailand Now, konser ini merupakan puncak dari rangkaian acara “Road to FAM” yang melibatkan berbagai kota Asia Tenggara. Beberapa musisi yang tampil termasuk RAMENGVRL (Indonesia), ZACK TABUDLO (Filipina), dan MILLI (Thailand). Acara ini terbuka untuk umum dan gratis, namun peserta wajib melakukan RSVP terlebih dahulu.

Keunikan Venue: Transformasi Stasiun Jadi Panggung Konser

Menjadikan stasiun kereta api sebagai tempat konser bukanlah hal mudah. Secara teknis, diperlukan adaptasi besar-besaran, mulai dari penataan ulang ruang, hingga perencanaan sistem suara dan visual yang sesuai dengan struktur bangunan bersejarah. Event ini membuktikan bahwa tempat publik bisa disulap menjadi venue spektakuler tanpa merusak nilai estetikanya.

future asian music, at bangkok thailand

Tim produksi menggunakan sistem rigging modular untuk mendukung lighting dan videotron tanpa menempel langsung pada dinding atau langit-langit bangunan tua. Lighting ambient dipilih untuk menyorot sisi arsitektur stasiun tanpa mengganggu pandangan. Selain itu, pemanfaatan layar LED dan videotron menjadi solusi utama agar visual tetap kuat di area terbuka dan penuh gangguan cahaya. 

Produksi Event Solusi dan Tantangan

Event dengan lokasi tak biasa seperti ini menuntut EO dan tim produksi untuk melakukan pendekatan yang sangat berbeda dibanding konser indoor atau panggung festival biasa. Beberapa tantangan yang muncul antara lain:

  • Mapping dan pengukuran ulang seluruh struktur untuk penempatan alat
  • Sistem distribusi listrik dan jaringan yang aman serta tersembunyi
  • Manajemen crowd di area publik yang harus tetap aktif menjaga suasana agar tetap kondusif
  • Perizinan penggunaan lokasi cagar budaya dan pelestarian ruang

Namun jika ditangani dengan pendekatan profesional dan tim teknis yang solid, produksi seperti ini justru menciptakan nilai tambah tinggi dari sisi branding, storytelling, dan experience audiens.

Konsep yang Mirip di Indonesia

Bagi Eventnesia, konsep ini sebenarnya kurang lebih mirip jika dilakukan di lokasi yang menjadi pusat lokasi cagar budaya seperti Kota Tua, Jakarta Barat. Selain itu ada juga M Bloc dan Pos Bloc yang merupakan bangunan tua milik PT.Peruri, kemudian direvitalisasi sehingga menjadi lebih segar dan cocok untuk menjadi ruang komunal untuk seluruh kalangan usia. 

Meski begitu, Konser Future Asian Music tetap bisa menjadi inspirasi untuk Event Organizer dan brand di Indonesia yang ingin mengembangkan ide panggung kreatif di lokasi tak biasa—seperti stasiun, gedung tua, rooftop parkir, atau ruang publik lainnya.

Kolaborasi Dengan Eventnesia

Dengan pengalaman dalam menangani event musik yang membutuhkan rigging, lighting panggung, sound system, hingga videotron outdoor, Eventnesia siap menjadi partner teknis dalam mewujudkan event kreatif serupa di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Kami memahami bahwa produksi out-of-the-box membutuhkan pendekatan teknis yang fleksibel, perencanaan logistik ekstra, serta kerja sama dari berbagai pihak dan kami siap mendampingi kamu dari tahap konsep hingga eksekusi akhir.

Baca Juga Artikel Lainnya

Siap menghadirkan videotron, rigging, sound system, dan lighting berkualitas untuk event Anda? Kami adalah solusi terbaik!